KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari menorehkan prestasi gemilang di bidang pendidikan tinggi. Fakultas Kimia, sebagai salah satu unit akademik unggulan, berhasil meraih akreditasi dengan peringkat unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada bulan April 2026. Pencapaian ini menjadi bukti konkret dari komitmen lembaga dalam meningkatkan standar mutu pembelajaran dan penelitian.
Hasil akreditasi yang diperoleh Fakultas Kimia Universitas Muhammadiyah Kendari mencerminkan perjalanan panjang transformasi akademik selama lima tahun terakhir. Melalui berbagai inisiatif strategis, peningkatan kompetensi dosen, modernisasi laboratorium, dan penguatan kurikulum berbasis industri, fakultas ini berhasil memenuhi semua kriteria penilaian yang ditetapkan oleh BAN-PT dengan skor memuaskan.
“Alhamdulillah, hasil akreditasi Fakultas Kimia kali ini menunjukkan bahwa kerja keras seluruh civitas akademika tidak sia-sia. Kami bangga menjadi kontributor positif bagi reputasi Universitas Muhammadiyah Kendari di tingkat nasional,” ungkap Dekan Fakultas Kimia Dr. Ir. Miftahul Ilmi, M.T., dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Auditorium Rektorat, Rabu (13/4/2026).
### Perjalanan Menuju Akreditasi Unggul
Pencapaian akreditasi unggul bagi Fakultas Kimia tidak datang begitu saja. Sejak tahun 2021, fakultas ini telah menerapkan serangkaian program perbaikan berkelanjutan yang komprehensif. Langkah pertama dimulai dengan evaluasi diri mendalam terhadap keseluruhan aspek operasional, dari infrastruktur hingga pengembangan sumber daya manusia.
Dr. Miftahul Ilmi menjelaskan bahwa tim fakultas melakukan benchmarking dengan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, bahkan melakukan studi banding ke universitas di Malaysia dan Thailand untuk memahami standar akreditasi internasional. “Kami memahami bahwa akreditasi bukan hanya sekadar sertifikat, melainkan jaminan kualitas kepada stakeholder, mahasiswa, dan masyarakat luas bahwa program studi kami sesuai dengan standar nasional dan mampu bersaing di era globalisasi,” jelas dekan berusia 48 tahun tersebut.
Salah satu fokus utama peningkatan mutu adalah sektor ketenagakerjaan dosen. Universitas Muhammadiyah Kendari memprioritaskan program pengembangan akademik berkelanjutan dengan mengalokasikan dana khusus untuk studi lanjut dosen. Hasil riset menunjukkan bahwa dalam lima tahun terakhir, tiga dosen Fakultas Kimia berhasil menyelesaikan program doktor di universitas dalam negeri, dan lima dosen lainnya sedang menempuh jenjang pendidikan tersebut.
“Target kami adalah pada tahun 2028, 100 persen dosen Fakultas Kimia memiliki gelar minimal magister, dengan minimal 70 persen bersertifikat doktor. Saat ini, kami sudah mencapai 65 persen untuk jenjang doktor, sehingga target tersebut sangat realistis,” ungkap Dr. Syaiful Bahri, M.Sc., Ketua Program Studi Kimia Murni Fakultas Kimia Universitas Muhammadiyah Kendari.
### Modernisasi Infrastruktur dan Laboratorium
Aspek lain yang tidak kalah penting adalah infrastruktur, khususnya laboratorium. Sebagai fakultas yang mengutamakan praktikum dalam proses pembelajaran, Fakultas Kimia membutuhkan peralatan laboratorium yang canggih dan terawat dengan baik. Pada tahun 2023, universitas melakukan renovasi total terhadap lima laboratorium utama dengan investasi mencapai 8 miliar rupiah.
Laboratorium Analitik, Laboratorium Kimia Organik, Laboratorium Kimia Anorganik, Laboratorium Kimia Fisik, dan Laboratorium Biokimia kini dilengkapi dengan peralatan-peralatan spektroskopi terkini, termasuk High-Performance Liquid Chromatography (HPLC), Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS), dan Fourier-Transform Infrared Spectroscopy (FTIR).
Ir. Andi Wijaya, M.Eng., Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Universitas Muhammadiyah Kendari, menyatakan bahwa investasi pada laboratorium bukan hanya untuk memenuhi standar akreditasi, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa dan dosen. “Dengan peralatan modern ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman praktik yang setara dengan universitas top di Indonesia. Selain itu, dosen dapat melakukan penelitian yang lebih berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri,” katanya.
Data menunjukkan bahwa peningkatan fasilitas laboratorium berdampak signifikan pada produktivitas penelitian. Pada tahun 2021, dosen dan mahasiswa Fakultas Kimia mempublikasikan 12 artikel ilmiah dalam jurnal nasional terakreditasi. Angka tersebut meningkat menjadi 24 artikel pada tahun 2023 dan 31 artikel pada tahun 2025.
### Kurikulum Berbasis Industri dan Keterampilan Praktis
Transformasi mutu juga mencakup revisi kurikulum yang diselaraskan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi terkini. Kurikulum baru Fakultas Kimia, yang diberlakukan sejak tahun 2024, mengintegrasikan mata kuliah tentang green chemistry, industrial chemistry, dan quality control yang relevan dengan sektor industri minyak dan gas, agroindustri, serta farmasi di kawasan Sulawesi Tenggara.
“Kami menyadari bahwa lulusan Fakultas Kimia harus siap kerja dan mampu beradaptasi dengan cepat di industri. Oleh karena itu, kurikulum dirancang dengan melibatkan stakeholder industri seperti PT Pertamina, PT Semen Tonasa, dan perusahaan farmasi lokal,” jelas Dr. Syaiful Bahri.
Selain itu, Fakultas Kimia juga mengembangkan program magang terstruktur yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung di perusahaan-perusahaan terkemuka. Data menunjukkan bahwa 95 persen mahasiswa yang menjalani magang pada tahun 2025 mendapatkan penawaran kerja dari perusahaan tempat magang mereka.
### Komitmen Terhadap Penelitian dan Inovasi
Pencapaian akreditasi unggul juga didukung oleh peningkatan signifikan dalam kegiatan penelitian dan inovasi. Fakultas Kimia Universitas Muhammadiyah Kendari telah menetapkan target untuk menjadi pusat penelitian kimia di Sulawesi Tenggara dengan fokus pada pemanfaatan sumber daya lokal.
Beberapa proyek penelitian unggulan sedang dikembangkan, di antaranya adalah riset tentang pemanfaatan limbah nikel menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, ekstraksi bahan aktif dari tumbuhan lokal Sulawesi Tenggara, dan pengembangan material ramah lingkungan untuk industri manufaktur.
“Kami telah mengajukan tiga proposal penelitian ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan pendanaan masing-masing berkisar 500 juta hingga 1 miliar rupiah. Jika semua proposal disetujui, akan menjadi momentum luar biasa bagi pengembangan penelitian Fakultas Kimia,” ungkap Dr. Miftahul Ilmi dengan penuh optimisme.
### Peningkatan Kepuasan Mahasiswa dan Alumni
Indikator lain dari keberhasilan peningkatan mutu adalah tingkat kepuasan mahasiswa dan kinerja alumni. Survei kepuasan mahasiswa yang dilakukan oleh divisi penjaminan mutu universitas pada tahun 2025 menunjukkan skor 4.2 dari 5 untuk Fakultas Kimia, meningkat dari 3.5 pada tahun 2021.
Mahasiswa memuji peningkatan kualitas pengajaran, akses ke fasilitas laboratorium yang lebih baik, dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri. “Sewaktu saya kuliah di semester awal, praktikum sering terganggu karena peralatan yang rusak. Sekarang, fasilitas laboratorium sangat memadai dan kondusif untuk belajar. Saya merasa lebih percaya diri ketika memasuki industri,” ujar Siti Nurhaliza, mahasiswa tingkat akhir Program Studi Kimia Industri.
Sementara itu, tingkat keterlacakan alumni menunjukkan bahwa 88 persen lulusan Fakultas Kimia tahun 2023-2024 telah bekerja dalam waktu kurang dari enam bulan setelah lulus. Mayoritas alumni bekerja di sektor industri kimia, farmasi, minyak dan gas, serta lembaga pemerintah dan penelitian.
### Visi Menuju Akreditasi Internasional
Dengan meraih akreditasi unggul dari BAN-PT, Fakultas Kimia Universitas Muhammadiyah Kendari tidak berhenti di sini. Tim kepemimpinan fakultas telah merumuskan visi ambisius untuk mendapatkan akreditasi internasional dalam lima tahun ke depan.
“Akreditasi internasional seperti ABET atau akreditasi dari asosiasi kimia internasional akan membuka peluang baru bagi mahasiswa kami untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terkemuka dunia. Selain itu, akan meningkatkan mobilitas akademik dosen dan mahasiswa,” kata Dr. Miftahul Ilmi.
Untuk mencapai visi tersebut, Fakultas Kimia akan terus memperkuat kolaborasi internasional dengan universitas di negara-negara maju, meningkatkan publikasi penelitian di jurnal internasional berperingkat tinggi, dan mengembangkan program pertukaran mahasiswa dan dosen.
### Apresiasi Kepemimpinan Universitas
Pencapaian ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan penuh dari pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. Muh. Yunus Amar, M.Sc., mengapresiasi kerja keras civitas akademika Fakultas Kimia dan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh dalam pengembangan fakultas.
“Akreditasi unggul Fakultas Kimia adalah kebanggaan bersama. Ini menunjukkan bahwa visi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menjadi universitas berkualitas, bereputasi, dan berdaya saing nasional bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata yang tercermin dalam hasil kerja. Saya berharap fakultas-fakultas lain juga dapat meraih akreditasi serupa dalam waktu dekat,” ujar Rektor Amar.
### Dampak Jangka Panjang
Pencapaian akreditasi unggul diharapkan akan membawa dampak positif jangka panjang bagi Universitas Muhammadiyah Kendari dan masyarakat Sulawesi Tenggara secara luas. Pertama, akan meningkatkan reputasi dan citra universitas di mata calon mahasiswa dan stakeholder. Kedua, akan menarik perhatian investor untuk melakukan kerjasama penelitian dan pengembangan. Ketiga, akan mendorong peningkatan mutu di fakultas-fakultas lainnya melalui efek demonstrasi.
Selain itu, dengan semakin banyaknya lulusan berkualitas dari Fakultas Kimia, diharapkan dapat berkontribusi pada pembangunan industri kimia dan terkait lainnya di kawasan Sulawesi Tenggara, khususnya dalam konteks diversifikasi ekonomi di era transisi energi.
### Penutup
Pencapaian Fakultas Kimia Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meraih akreditasi unggul merupakan hasil dari dedikasi, kerja keras, dan komitmen kolektif dari semua pihak. Meski telah mencapai milestone penting ini, perjalanan menuju keunggulan akademik terus berlanjut.
Dengan terus melakukan inovasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat infrastruktur, dan memperdalam kolaborasi dengan stakeholder, Fakultas Kimia Universitas Muhammadiyah Kendari siap menjadi pusat pendidikan dan penelitian kimia terkemuka di Kawasan Timur Indonesia dan dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional di masa depan.
—
Laporan: Redaksi Kampus | Foto: Dokumentasi Universitas Muhammadiyah Kendari | Kendari, 13 April 2026