Kendari – Fakultas Kimia Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari) menggelar rangkaian kegiatan akademik bergengsi pada 7 April 2026, berupa seminar internasional, webinar terfokus, dan kuliah umum yang menghadirkan para ahli di bidang kimia material berkelanjutan. Acara yang berlangsung sehari penuh ini menarik partisipasi lebih dari 800 peserta, mencakup mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi industri dari berbagai institusi di Indonesia dan mancanegara.
Rangkaian kegiatan ilmiah tersebut bertajuk “Sustainable Chemistry Materials: Innovation, Research, and Industrial Application” (Bahan Kimia Berkelanjutan: Inovasi, Penelitian, dan Aplikasi Industri). Penyelenggaraan ini merupakan kolaborasi strategis antara Fakultas Kimia Unismuh Kendari dengan Asosiasi Kimia Indonesia dan beberapa institusi penelitian internasional.
Latar Belakang dan Pentingnya Acara
Pemilihan tema bahan kimia berkelanjutan bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, industri kimia global menghadapi tantangan serius terkait dampak lingkungan dan ketersediaan sumber daya alam. Indonesia, sebagai negara dengan kekayaan alam yang melimpah, memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri kimia berkelanjutan yang menciptakan nilai tambah ekonomi sambil menjaga kelestarian lingkungan.
Provinsi Sulawesi Tenggara, tempat Universitas Muhammadiyah Kendari berada, memiliki cadangan mineral dan sumber daya alam yang strategis. Oleh karena itu, pengembangan penelitian kimia material berkelanjutan di wilayah ini menjadi sangat relevan dan urgent.
“Kami memandang perlu untuk menghadirkan pengetahuan terdepan tentang riset material berkelanjutan kepada civitas akademika dan komunitas industri di Kendari,” ujar Dr. Eng. Hamid Sutrisno, Dekan Fakultas Kimia Unismuh Kendari, dalam sambutan pembukaan acara.
Menurutnya, seminar internasional ini dirancang untuk menciptakan ekosistem penelitian yang kuat di tingkat lokal dan regional. “Dengan menghadirkan pembicara dari luar negeri dan dalam negeri, kami berharap dapat membangun jaringan kolaborasi penelitian yang berkelanjutan,” tambahnya dengan penuh optimisme.
Rangkaian Acara dan Pembicara Tamu
Acara dimulai pukul 08.00 WITA dengan pembukaan resmi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Bambang Irawan, M.Si. Rektor Irawan menekankan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan riset berkualitas tinggi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Universitas Muhammadiyah Kendari serius menempatkan penelitian sebagai pilar utama dalam tricapture perguruan tinggi. Dengan menyelenggarakan seminar internasional seperti ini, kami ingin membuktikan bahwa dari Kendari, kita bisa berkontribusi pada kemajuan sains dan teknologi nasional,” kata Prof. Irawan.
Sesi pembicara utama (keynote speaker) menghadirkan Prof. Dr. Margaret Chen dari University of Technology Sydney, Australia, yang merupakan pionir dalam penelitian nanomaterial ramah lingkungan. Prof. Chen mempresentasikan penelitiannya tentang pengembangan polimer biodegradable berbasis limbah pertanian.
“Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam mengolah limbah pertanian menjadi bahan baku berkualitas tinggi. Saya telah melihat inovasi-inovasi menarik dari para peneliti di Indonesia, dan saya percaya bahwa kolaborasi internasional akan mempercepat kommersialisasi teknologi tersebut,” ujar Prof. Chen dalam presentasinya yang mendapat standing ovation dari peserta.
Pembicara internasional lainnya adalah Dr. Lars Bergström dari Royal Institute of Technology (KTH), Swedia, yang membahas strategi ekonomi sirkular dalam industri kimia modern. Sementara itu, dari dalam negeri, hadir Dr. Endang Tri Wahyuni dari Institut Teknologi Bandung yang memresentasikan studi kasus pengembangan material komposit berkelanjutan dari limbah industri di Indonesia.
Pada sesi webinar pukul 11.30 WITA, acara dilanjutkan dengan pembahasan yang lebih interaktif. Tiga kelompok diskusi paralel dibentuk, masing-masing membahas topik spesifik: (1) “Green Chemistry Process and Catalysis,” (2) “Sustainable Polymers and Bioplastics,” dan (3) “Recycling Technologies and Circular Economy.”
Setiap sesi dipandu oleh seorang moderator berpengalaman dengan 4-5 pembicara yang mempresentasikan penelitian terkini mereka. Peserta memiliki kesempatan terbuka untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan para ahli.
Kuliah Umum dan Dialog Ilmiah
Menjelang siang hari, acara memasuki sesi kuliah umum yang dibuka untuk khalayak umum dan media massa. Topik kuliah umum adalah “Peluang dan Tantangan Industri Kimia Berkelanjutan di Era Post-Pandemic,” yang dipandu oleh Dr. Bambang Sutrisno, M.Sc., dosen senior Fakultas Kimia Unismuh Kendari.
Dalam kuliah umum tersebut, dihadirkan pula narasumber dari sektor industri, yaitu Ir. Supandi, General Manager Operations PT. Indokimia Pratama, perusahaan kimia terkemuka di Sulawesi. Supandi berbagi pengalaman tentang implementasi praktis prinsip-prinsip kimia berkelanjutan dalam proses produksi.
“Kami telah menginvestasikan dana signifikan untuk mengubah proses produksi kami menjadi lebih ramah lingkungan. Hasilnya, tidak hanya dampak lingkungan yang berkurang, tetapi juga efisiensi biaya operasional yang meningkat secara nyata,” ungkap Supandi kepada peserta yang hadir.
Dialog berlanjut dengan sesi tanya jawab yang cukup intens. Mahasiswa dari berbagai kampus aktif mengajukan pertanyaan tentang prospek karir di industri kimia berkelanjutan, peluang magang, dan tips memasuki industri.
Partisipasi dan Respons Peserta
Tingginya minat peserta terhadap acara ini terefleksi dari jumlah pendaftaran yang melebihi kapasitas aula utama Fakultas Kimia Unismuh Kendari. Panitia akhirnya menggunakan dua lokasi sekaligus, dengan sistem live streaming untuk peserta yang tidak dapat masuk ke aula utama.
Hasna Nurrahman, mahasiswa tingkat akhir Program Studi Kimia Unismuh Kendari, mengungkapkan antusiasmenya terhadap acara tersebut. “Ini kesempatan emas bagi kami untuk belajar langsung dari para ahli internasional. Saya sangat tertarik dengan topik polimer biodegradable dan berharap bisa melanjutkan studi di bidang ini,” kata Hasna.
Sementara itu, Dr. Agus Wijaya, dosen Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Negeri Kendari, menganggap seminar ini membawa manfaat bagi ekosistem akademik lokal. “Kolaborasi antar universitas dalam penyelenggaraan seminar seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas penelitian di kawasan Indonesia Timur,” katanya.
Dampak dan Harapan ke Depan
Penyelenggaraan acara akademik berskala internasional seperti ini diharapkan dapat membawa beberapa dampak positif jangka panjang. Pertama, meningkatkan visibilitas Universitas Muhammadiyah Kendari di panggung akademik internasional. Kedua, membuka peluang kolaborasi penelitian antara dosen dan mahasiswa Unismuh Kendari dengan institusi mitra di luar negeri.
Ketiga, acara ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk tertarik melakukan riset di bidang kimia material berkelanjutan, yang merupakan area penelitian dengan prospek karir cemerlang dan kontribusi sosial yang signifikan.
Dr. Hamid Sutrisno, Dekan Fakultas Kimia, menegaskan bahwa seminar internasional ini bukanlah acara sekali jadi. “Kami berkomitmen untuk menjadikan seminar internasional bidang kimia berkelanjutan sebagai agenda rutin tahunan. Dengan demikian, Kendari akan menjadi pusat diskusi dan penelitian tentang material berkelanjutan di kawasan timur Indonesia,” ujarnya dengan penuh determinasi.
Panitia penyelenggara juga merencanakan untuk menerbitkan prosiding seminar dalam bentuk jurnal ilmiah yang akan didistribusikan ke universitas-universitas dan pusat penelitian terkait. Ini akan memperpanjang dampak seminar jauh melampaui hari acara.
Penutup
Rangkaian kegiatan akademik pada 7 April 2026 di Fakultas Kimia Universitas Muhammadiyah Kendari menunjukkan komitmen lembaga pendidikan ini dalam meningkatkan standar akademik dan penelitian. Dengan menghadirkan pakar-pakar internasional dan menciptakan forum diskusi yang inklusif, Unismuh Kendari telah memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat regional dan nasional.
Seminar internasional “Sustainable Chemistry Materials: Innovation, Research, and Industrial Application” juga membuktikan bahwa Kendari dan kawasan Indonesia Timur memiliki potensi untuk menjadi pusat penelitian dan pengembangan teknologi yang kompetitif. Kunci suksesnya adalah konsistensi dalam membangun ekosistem penelitian yang kuat melalui kolaborasi, investasi dalam sumber daya manusia, dan komitmen terhadap inovasi.
Ke depan, diharapkan semangat yang terbangun dari acara ini dapat diterjemahkan menjadi penelitian-penelitian konkret yang tidak hanya memberikan publikasi ilmiah, tetapi juga menghasilkan produk atau layanan yang bermanfaat bagi masyarakat luas dan industri. Dengan cara ini, universitas dapat menjalankan misinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan berkelanjutan.
—
BIODATA NARASUMBER (Catatan Editor):
– Prof. Dr. Bambang Irawan, M.Si.: Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari
– Dr. Eng. Hamid Sutrisno: Dekan Fakultas Kimia Unismuh Kendari
– Prof. Dr. Margaret Chen: Pakar Nanomaterial, University of Technology Sydney
– Dr. Lars Bergström: Pakar Ekonomi Sirkular, Royal Institute of Technology, Swedia
– Ir. Supandi: General Manager Operations PT. Indokimia Pratama